
Langkah Memasang Paving Block. Paving block merupakan material yang kerap digunakan untuk menutupi permukaan tanah. Paving block memiliki kelebihan dari segi fungsional dan juga membuat rumah terlihat menarik.
Kebanyakan orang akan memilih menggunakan jasa atau meminta orang yang ahli untuk memasang paving block ini. Bukan berarti dalam pemasangannya kamu tidak bisa melakukan sendiri, umumnya orang menggunakan jasa karena sibuk, males atau memang tidak bisa.
Sebetulnya terdapat beberapa langkah untuk memasang paving block dengan mudah. Langsung saja cek caranya di bawah ini
Siapkan Peralatan dan Bahan yang Dibutuhkan
- Stamper kuda
- Cangkul
- Benang
- Patok
- Waterpass
- Sekop
- Gerobak
- Palu karet/plastik
- Kayu kaso
- Stamper kodok
- Alat potong kavling
- Sapu lidi
Material pendukung yang dibutuhkan, yakni:
- Paving block
- Abu batu
- Kanstin beton
- Pasir

Langkah 1 : Persiapan
Ratakan dan bersihkan area kerja dari berbagai benda yang dapat mengganggu proses pemasangan.
Langkah 2 : Memadatkan area kerja
Tahap ini adalah yang paling krusial sebab, tahap pemadatan area kerja ini yang akan mempengaruhi ketahanan dari paving block yang telah dipasang.
Dalam proses pemadatan area kerja, kamu juga harus memperhatikan aspek besarnya beban yang akan ditopang oleh paving block tersebut. Sebaiknya kamu menggunakan beberapa material alam sebagai lapisan dasar pengerasan lahan seperti batu kapur, makadam, atau sirtu. Untuk peralatan yang akan digunakan dalam proses pemadatan lahan di antaranya adalah stamper kuda, wales, hingga mesin vibro roller.
Langkah 3 : Leveling Tanah dan Pemasangan Kanstin Beton
Leveling merupakan proses penentuan dari ketinggian dan kemiringan paving block. Hal itu bertujuan agar paving block yang dipasang tidak bergelombang dan dapat mengaliri air dengan baik.
Salah satu dasar dari penentuan level paving block adalah dengan menggunakan kanstin beton. Kanstin sebaiknya dipasang terlebih dahulu sebelum memasang paving block. Tujuannya agar paving block tidak mudah bergeser serta saling mengunci dengan sempurna satu sama lainnya.
Peralatan yang biasanya dibutuhkan dalam proses ini adalah waterpass, selang timbang, dan tali benang bangunan.
Langkah 4 : Pemasangan paving beton
Awali dengan melakukan penggelaran material abu batu sebagai material pendukung pemasangan paving block. Pemilihan abu batu sebagai bahan dasar pemasangannya karena material ini cenderung lebih murah. Selain itu, abu batu juga cukup baik dalam aspek ketahanan saat terkena air yang meresap melalui celah-celah antara naat paving block.
Langkah 5 : Finishing
Memastikan paving block telah terpasang dengan baik. Lalu, lakukan pengisian celah naat paving block dan pemadatan akhir dengan stamper kodok/baby roller. Caranya dengan melakukan sapuan ke celah-celah naat antara susunan paving block tersebut. Terakhir, lakukan pemadatan akhir menggunakan stamper kodok agar paving yang dipasang menjadi lebih padat dan rata.


Tinggalkan Balasan