ZigaForm version 7.5.7

Mengetahui Secara Mendalam Koefisien Dasar Bangunan

Mengetahui secara mendalam koefisien dasar bangunan. Koefisien dasar sebuah rumah merupakan salah satu hal yang perlu kamu perhatikan secara mendalam, khususnya jika kamu sedang merancang bangunan atau rumah impian. Pemanfaatan dari koefisien dasar bangunan ini sangat mempengaruhi dalam bidang tanah agar menjaga unsur hara dan resapan air.

Contoh referensi, bangunan yang berdekatan dengan bandara udara tidak boleh terlalu tinggi, karena bisa mengganggu penerbangan baik itu take off maupun landing. Contoh lainnya yaitu perumahan di daerah dekat dengan resapan air yang mengharuskan memadukan konsep hijau. Pasalnya kalau tidak bisa berpotensi banjir. Namun apa kamu tahu apa itu koefisien dasar sebuah bangunan? simak penjelasannya di bawah ini

google.com

Koefisien Dasar Bangunan merupakan salah satu istilah penting yang kerap ditemukan dalam industri arsitektur. Pasalnya, KDB merupakan salah satu elemen yang sangat penting, yang berkaitan sangat erat dengan tata ruang bangunan, sesuai dengan komposisi yang baik.

Untuk diketahui, KDB merupakan hal yang sangat penting dalam membangun rumah, terlebih berkaitan dengan sirkulasi maupun kualitas hunian. Hal tersebut diperlukan supaya rumah mampu mengatur sistem pencahayaan secara alami, sekalipun menciptakan keserasian yang baik antara bangunan serta lingkungannya. Adapun, KDB disesuaikan dengan persentase rasio bangunan dengan ruang terbuka maupun luas tanah dan bangunan.

community.esri.com

Sebagai contoh, sebuah kawasan dengan KDB 60%, maka luas bangunannya pun tidak diperbolehkan melebihi 60% dari luas lahan. Apabila kamu memiliki lahan 500 m2, maka rumah yang dapat dibangun hanya 300 m2 dan 200m2 merupakan ruang terbuka hijau.

Tak hanya KDB, persyaratan lainnya dalam membangun rumah yang harus diperhatikan adalah aturan tinggi dan maksimal lantai bangunan, yakni 5 lantai vertikal dengan luas bangunan 750 m2. Aturan KDB tidak sepenuhnya mengikat, namun disesuaikan dengan perkembangan kawasan maupun penyesuaian kepadatan ruang. Semakin besar luas tanah dalam satu bangunan, maka luasnya pun dapat disesuaikan dengan baik sehingga memadukan unsur hijau penuh kenyamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *