ZigaForm version 7.5.7

Cara Mengaci Tembok (Pembuatan dan Pengaplikasian)

semenmerahputih.com

Cara Membuat Pasta Acian

  1. Masukan bubuk semen ke dalam ember kecil.
  2. Tuangkan air sedikit demi sedikit hingga campurannya terlihat seperti pasta.
  3. Jika semen masih terlihat padat, terus tambahkan air untuk mengencerkannya.
  4. Jika terlalu cair, maka tambahkan lagi bubuk semennya agar campuran tersebut mengental.
  5. Setelah campuran keduanya membentuk pasta dengan tekstur yang sempurna, ambil sebagian pasta tersebut dengan roskam dan aplikasikan pada dinding berplester.

Mengaci Tembok

  1. Pengkondisian Dinding

Sebelum mulai mengaplikasikan aci, kamu harus memastikan terlebih dahulu jika permukaan dinding sudah kering.

Setidaknya, kamu harus membiarkan dinding selama 2 minggu setelah proses plesteran dilakukan. Setelah waktu tunggu selesai, jangan lupa untuk membasahi dinding dengan sedikit air. Hal ini dilakukan agar acian tidak  mengering dalam waktu singkat.

  1. Membasahi Plesteran hingga Jenuh

Ketika membasahi dinding, usahakan untuk membasahi plesteran yang kering hingga jenuh. Jika hal ini tidak dilakukan makan plesteran akan menyerap banyak air ketika proses pengacian dilakukan. Dengan begitu, acian pun tidak akan menempel dengan sempurna karena plesteran yang menyerap kandungan air di dalamnya. Hal inilah yang menyebabkan retak-retak saat proses pengacian.

  1. Memperhatikan Waktu Pengacian

Cara mengaci dinding, waktu pengacian adalah hal yang harus diperhatikan karena hal ini mempengaruhi kualitas acian yang dibuat. Jika proses pengacian dilakukan terlalu lama, dinding akan cepat lembab, sedangkan jika pengacian terlalu lama dilakukan, dinding pun mudah kering dan retak. 

Waktu pengacian yang baik adalah sekitar 20 hingga 30 menit. Dalam waktu tersebut, kamu harus sudah selesai menghamparkan acian dan acian tersebut siap untuk dipoles.

  1. Memperhatikan Ketebalan Acian

Ketebalan acian adalah hal lainnya yang harus diperhatikan dalam proses pengerjaan. Ketebalan acian yang bisa disiasati dengan baik akan menghasilkan kualitas aci yang bagus pula. 

Idealnya, ketebalan acian yang baik adalah antara 1 hingga 3 mm. Jika kurang dari 1 mm maka kualitas acian tidak akan memuaskan karena terlalu tipis, sedangkan jika lebih dari 3 mm maka ketebalan acian tersebut akan menurunkan kualitasnya.

Selain itu, jika dinding yang akan diberi acian memiliki banyak lubang, jangan lupa untuk menutupnya dengan semen sebelum proses pengacian dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *