ZigaForm version 7.5.7

Bahan-Bahan Bangunan Penting Untuk Membangun Rumah

Bahan-Bahan Bangunan Penting Untuk Membangun Rumah. Sebelum kamu membangun sebuah rumah, ada beberapa bahan yang harus ada agar bangunan itu bisa dibuat. Membuat rumah dari nol atau merenovasi sebagian ruang memang diperlukan berbagai perhitungan. Selain dari bahan bangunan kamu juga perlu menyiapkan dana yang cukup tentunya.

Jika kamu ingin tidak ribet mengurusi hal-hal tersebut, kamu bisa menyerahkannya pada jasa kontraktor seperti jasa bangun rumah. Namun ada baiknya jika kamu ikut adil dalam merencanakan bahan bangunan sejak awal digunakan, hal ini tentunya guna menentukan kualitas bahan yang digunakan.Kamu juga bisa memperhitungkan secara cermat tiap dana yang digunakan untuk membeli bahan bangunan tersebut. Jika nyatanya dana kamu tidak memenuhi untuk membangun sekaligus, lebih baik merencanakan agar membangunnya secara bertahap.

Sebelum kamu pergi untuk membeli ke toko material, ada baiknya kamu memeprtimbangkan jenis-jenis bahan bangunan di bawah ini

Jenis-Jenis Bahan Bangunan

Ada banyak jenis-jenis bahan bangunan yang digunakan dalam membangun rumah. Perhatikan daftar berikut dan tentukan saja mana bahan bangunan yang Anda perlukan.

  • Batu pondasi. Bahan ini dibutuhkan untuk membuat pondasi bangunan. Untuk membuat pondasi, Anda bisa menggunakan batu kali, batu gunung, atau batu bata.
  • Semen. Peran semen dalam membangun rumah sangat krusial, mulai dari merekatkan batu pondasi, menyambung batu bata untuk dinding, memplester dinding, hingga membuat lantai semen ekspos. Saking banyaknya jumlah semen yang dibutuhkan, terkadang untuk menghemat, semen disubtitusi dengan gamping.
  • Pasir. Bersama semen dan air, pasir akan menjadi adonan untuk merekatkan batu dan bata, membentuk dinding dan tiang yang kokoh. Kualitas tidak bohong. Semakin baik kualitas pasir yang digunakan, semakin baik dan kuat adonannya.
  • Baja. Bahan bangunan ini berfungsi sebagai kerangka yang menguatkan dinding. Baja ringan juga terkadang digunakan menahan atap. Kalau ingin memilih atap baja ringan untuk konstruksi atap rumah? Kenali dulu fakta seputar baja ringan di sini.
  • Kayu dan bambu. Selain digunakan untuk konstruksi, kayu juga sering digunakan untuk lantai, dinding, kusen, dan tangga. Sementara bambu, dibutuhkan untuk proses pembangunan.
  • Kerikil/batu pecah (split). Bahan bangunan ini biasa digunakan untuk campuran semen dan pasir untuk membuat beton.
  • Bata tanah liat/batako/ bata ringan. Batu bata tidak bisa dipisahkan dari proses pembangunan. Sifatnya yang adem dan kokoh membuatnya begitu disukai. Untuk menghemat, bata kerap digantikan batako yang lebih terjangkau, namun tak sekokoh bata dan cenderung panas. Yang kini disukai konsumen adalah bata ringan atau hebel. Berwarna putih, bata ringan terbuat dari campuran pasir kwarsa, semen, kapur, gipsum, aluminium pasta, dan air. Sifatnya lebih ringan dan lebih kuat dari bata tanah liat, namun harganya lebih mahal dan harus direkatkan menggunakan semen mortar.
  • Genteng. Genteng dari tanah liat bisa dibilang paling populer di Indonesia. Sebagai alternatif, ada juga asbes dan metal yang ringan, namun cepat menghantarkan panas ke dalam rumah. Kini, ada juga genteng dari bahan plastik, karet daur ulang, dan serat selulosa yang lebih ramah lingkungan serta relatif aman saat terjadi gempa. Selain itu ada juga genteng aspal, genteng keramik, dan sirap kayu. Kalau rumah Anda memiliki konsep minimalis, cek 5 jenis genteng yang sesuai untuk rumah minimalis berikut.
  • Keramik. Lantai, dinding kamar mandi, hingga dapur memerlukan keramik yang berbeda-beda. Selain bahan, desainnya pun kini lebih bervariatif.

Selain bahan bangunan utama ini, masih banyak lagi bahan yang dibutuhkan sesuai dengan desain rumah atau ruangan yang diinginkan, mulai dari kusen, pintu, jendela, pipa, kran air, kunci pintu, cat, kaca, paku, lampu, hingga kabel listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *