Memasang Penangkal Petir di Rumah. Musim hujan saat ini tidak menentu meskipun masih dalam musim kemarau. Saat pagi terang namun waktu masuk siang langit mulai gelap dilanjutkan dengan hujan ringan. Curah hujan tersebut beberapa kali sering datang dengan kilatan cahaya dari petir serta angin kencang. Saat ada hujan dibarengi dengan petir, hal yang perlu diwaspadai adalah sambaran petir pada bangunan.
Seperti yang kita tahu, petir sangat membahayakan terlebih saat ini barang elektronik ada di mana-mana yang membuat semakin rentan terkena petir. Itulah mengapa kamu perlu memasang penangkal petir di rumah, apalagi biaya pemasangan semakin murah dan terjangkau.
Cara Pasang Penangkal Petir yang Benar
1. Posisi Pemasangan Tombak
Kamu memerlukan beberapa splitzen atau tombak untuk memasang penangkal petir konvensional. Letakkan beberapa tombak di titik luasan bangunan, beri jarak antar tombak maksimal 6 meter. Setelah itu hubungkan antar tombak dengan kabel tembaga menuju instalasi grounding.
2. Pemasangan Sistem Grounding
Grounding salah satu alat yang bisa menetralkan listrik ke dalam tanah. Cara memasang alat ini adalah dengan melakukan pengeboran hingga kedalaman 12 meter. Terdapat kondisi tertentu yang membuat grounding ini ditanam sedalam 1 hingga 4 meter saja.
3. Pemasangan Kawat atau Kabel
Setelah dua hal di atas tersambung dan terpasang dengan benar, langkah terakhir adalah memasang kabel atau kawat. Hubungkan kedua bagian tersebut ke dalam satu rangkaian. Nantinya aliran listrik yang didapatkan dari tombak dialirkan ke grounding melewati kabel atau kawat ini. Jika kamu memilih menggunakan kabel, pilihlah yang berbahan tembaga dengan pembungkus karet konduktor yang baik.


Tinggalkan Balasan