Perhatikan Hal ini Sebelum Menggunakan Dinding Kamprot.
Semen yang Digunakan
Pemilihan semen sangat penting, mengingat kualitas semen yang buruk akan membuat dinding kamprot mudah rontok dan terkelupas, sehingga harus dipilih paling berkualitas. Untuk itu, pastikan kamu memilih semen berkualitas terbaik supaya dinding rumah kuat dan tahan lama.
Pilih Pasir yang Tepat
Pasir juga menjadi komponen penting untuk membuat dinding kamprot, untuk itu gunakan pasir halus untuk menghasilkan tekstur yang sempurna tanpa kotoran. Apabila terdapat batu kerikil akan menghasilkan dinding dengan kontur berantakan yang mudah rontok. Untuk itu, kamu bisa mengayak pasir terlebih dahulu sehingga hasil plesteran lebih bersih dan halus.
Memerlukan Alat Semprot Khusus
Dalam tekniknya, gunakan alat semprot khusus bermesin kompresor berbentuk spray gun yang biasa digunakan untuk bahan duco supaya merata dengan sempurna.
Warna Dinding Kamprot
Dinding kamprot tak hanya bertekstur warna abu-abu saja, karena melalui campuran cat emulsi maka kamu bisa memperoleh tampilan dinding yang bervariasi.
Selain sentuhan warna, kamprot yang diberi cat emulsi juga bisa diatur kelembutan atau kekasaran finishing. Semakin kental catnya, makan akan semakin lembut teksturnya juga.
Hasil dari Dinding Kamprot
Sebuah teknik kamprot akan berhasil jika teksturnya menyerupai butiran pasir halus. Finishing-nya mentah, kasar, dan terkesan alami dan apabila terkena cahaya, pastinya akan muncul bayangan sehingga lebih dramatis.
Hal ini pastinya sangat berbeda dengan hasil acian yang menghasilkan dinding rumah yang mulus. Uniknya, kamprot bisa disesuaikan dengan gaya arsitektur selain industrial selama mampu memadukan elemen dan dekorasi lainnya yang mendukung desain tersebut.


Tinggalkan Balasan