Mengenal AREBI, Asosiasi untuk Agen Properti atau Broker di Indonesia. Bagi para broker properti atau agen properti, nama AREBI mungkin sudah dikenal. Namun bagi kamu yang pemula dan baru menjadi broker, perlu untuk mengetahui tentang asosiasi ini.
Sederet profesi memang memiliki sebuah asosiasi atau persatuan yang menjadi acuan bagi anggotanya, terdapat standar dan etika profesi pada setiap asosiasi. Di zaman yang cepat ini, dunia properti telah berkembang yang membuat penjualan tidak selalu dilakukan oleh developer saja. Selain itu muncul jasa – jasa yang terkait dengan real estate. Itulah alasan awal mula AREBI terbentuk dimana ia akan mewadahi para pengusaha broker real estate dalam melakukan bisnisnya.
Sejarah AREBI
Kepanjangan AREBI adalah Asosiasi Real Estate Broker Indonesia. Asosiasi ini merupakan organisasi profesi di bidang broker properti. Kegiatan real estate yang semakin berkembang, membuat Drs. Ferry Sonneville memiliki ide untuk menggagas organisasi ini.
Saat itu, ia sedang menjabat sebagai Ketua REI dan FIABCI mengajak beberapa pengusaha memprakarsai terbentuknya organisasi ini. Saat itu, Drs. Ferry Sonneville mengajak beberapa pengusaha yang tergabung dalam REI untuk bersama-sama membuat asosiasi para pengusaha broker. Beberapa pengusaha tersebut di antaranya Ferry Sonneville, Frans Mardi, Santoso Sutrisno, Cynthia G Sonneville, Ir. Sulistyo Sidarto Mulyo, dan Pinky Elka Pangestu.
Singkat cerita, mereka semua akhirnya sepakat untuk membentuk asosiasi dengan nama Asosiasi Real Estate Broker Indonesia atau AREBI. Asosiasi ini dikukuhkan secara aklamasi dengan menandatangani Nota Kesepakatan pada tanggal 7 Oktober 1992. Peresmiannya diadakan di Sahid Jaya Hotel, Jakarta pada tanggal 17 November 1992 oleh Menteri Perumahan Rakyat Ir. Siswoyo Yudo Husodo pada saat itu. Pada hari pengukuhan tersebut, sekaligus menunjuk Cynthia G. Sonneville sebagai ketua umum, yang dibantu oleh Frans Mardi dan Tirta Setiawan.


Tinggalkan Balasan