Cara Mencegah Korsleting Listrik dan Penyebabnya
Instalasi listrik yang tidak sempurna
Pastikan untuk menyerahkan pemasangan listrik kepada tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Layak Operasi (SLO) atau tergabung dalam Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI). Mereka akan memastikan untuk menyambung kabel dengan tepat dan rapi, baik saat menyolder ataupun memasangi isolator.
Kualitas komponen dan tidak tepat
Komponen listrik seperti saklar dan kabel yang abal-abal juga meningkatkan risiko terjadinya korsleting listrik. Agar terhindar dari korsleting listrik, pastikan untuk menggunakan komponen berkualitas. Ciri-ciri komponen listrik yang berkualitas adalah sudah memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI), Standar PLN (SPLN), atau Lembaga Masalah Kelistrikan (LMK).
Kabel rusak
Kabel yang rusak ini rentan menyebabkan korsleting listrik. Jadi, rutinlah mengecek kondisi kabel di hunianmu.
Apabila ada yang terkelupas, balut dengan plester khusus. Jika rusaknya parah, segera hubungi layanan jasa instalasi listrik untuk menggantinya dengan yang baru. Supaya tidak mudah rusak lagi, melindungi kabel dengan paralon.
Panas berlebihan
Perangkat elektronik rumah tangga yang terlalu panas dapat menimbulkan percikan api pada aliran listrik, lalu berujung pada korsleting listrik dan kebakaran. Jika perangkat elektronik terasa panas, matikan sebelum digunakan kembali. Lebih aman lagi jika perangkat elektronik memiliki sistem pemutus aliran listrik otomatis.
Posisikan colokan listrik dan perangkat elektronik juga perlu dijauhkan dari sumber panas. Untuk perangkat seperti kulkas dan dispenser, beri jarak 20 cm dengan dinding agar panas dari mesin bisa keluar.
Perangkat elektronik terkena air
Perangkat elektronik dan colokan listrik harus dijauhkan dari cairan, terutama di area dapur, kamar mandi, dan ruang laundry. Colokan listrik dapat dibuat di area yang tinggi dan jauh dari genangan. Bisa juga diberi penutup khusus untuk melindunginya terciprat air.
Banyak colokan
Banyak orang memanfaatkan colokan untuk digunakan banyak perangkat sekaligus. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya korsleting listrik. Penumpukan ini akan menimbulkan panas dari aliran listrik. Suhu panas yang terperangkap kemudian akan memicu korsleting listrik.
Apabila terpaksa menggunakan colokan listrik tambahan, pilihlah yang dilengkapi dengan tombol on dan off.Matikan colokan ketika perangkat tidak digunakan. Lalu, biasakan untuk tidak mencolok banyak perangkat dalam waktu bersamaan.


Tinggalkan Balasan