ZigaForm version 7.5.7

Kelebihan dan Kekurangan Plafon Gypsum

Kelebihan dan Kekurangan Plafon Gypsum

See the source image, plafon gypsum
methodstatementhq.com

Kelebihan Plafon Gypsum

Dalam penggunaannya, plafon gypsum memiliki beberapa kelebihan yang bisa kamu pertimbangkan. Beberapa di antaranya adalah:

Banyak variasi

Plafon gypsum memiliki variasi yang sangat banyak, terlebih untuk aksesori di bagian sudut, tengah dan lisnya. Gypsum juga mempunyai warna dan ukuran yang berbeda-beda, hal ini bisa mempermudah dalam memilih plafon gypsum yang cocok untuk kebutuhanmu.

Gypsum yang tersedia di pasaran umumnya dalam bentuk lembaran dengan ukuran 120 cm x 240 cm. Tetapi, ada pula produsen yang memproduksi dalam ukuran khusus dengan tingkat ketebalan yang bervariasi antara 9 mm hingga 15 mm dengan ketebalan ideal 9 mm.

Mudah diperbaiki jika rusak

Kelebihan lain dari plafon gypsum adalah bila terjadi kerusakan pada bagian tertentu, plafon gypsum sangat mudah diperbaiki dan tidak diperlukan pembongkaran total. Jadi, cukup bagian rusak saja yang dipotong atau diplester.

Proses pemasangannya cepat

Jika kamu saat ini sedang terburu-buru untuk membangun rumah baru dalam waktu cepat, memilih menggunakan plafon gypsum sangat disarankan. Pasalnya, dibandingkan plafon jenis lain, plafon gypsum proses pengerjaannya lebih cepat.

Menambah estetika

Saat ini, rumah modern pada umumnya memasang plafon yang terbuat dari papan gypsum. Hal ini karena nilai estetika yang dihasilkan sangat baik, plafon terlihat rapi, rata dan mulus seperti tidak ada sambungan sama sekali. Gypsum juga sangat mudah untuk dibentuk menjadi beraneka tipe plafon, dari yang konvensional sampai berwujud katedral. Selain itu, plafon gypsum bisa menjadi indikator yang baik apakah atap rumahmu bocor atau tidak.

See the source image, plafon gypsum
howtospecialist.com

Kekurangan Plafon Gypsum

Tidak menutup kemungkinan plafon gypsum juga memiliki kekurangan, diantaranya adalah mudah hancur. Yup, dibanding bahan lain, plafon gypsum memang cenderung rapuh. Bahkan, plafon gypsum juga bisa roboh, lho! Lalu, apa saja sih penyebab plafon gypsum mudah roboh?

Plafon gypsum tidak tahan terhadap air

Dibandingkan dengan plafon jenis lain, plafon gypsum ini sangat rentan terhadap air. Jika terjadi rembesan air dari atap mengenai plafon, bisa saja tidak hanya sekedar meninggalkan noda bercak pada permukaan gypsum, tapi juga dapat membuat plafon hancur. Jika bagian plafon gypsum yang hancur tak sedikit, maka tidak menutup kemungkinan plafon dapat roboh.

Maka dari itu tidak disarankan untuk memasang plafon gypsum pada kamar mandi, eksterior, maupun bagian-bagian rumah yang kelembabannya tinggi. 

Benturan

Selain tidak tahan terhadap air, plafon gypsum juga rentan terhadap benturan. Struktur gypsum yang rapuh membuatnya tak tahan terhadap benturan keras. Makanya kamu harus menjaga plafon gypsum milikmu agar aman dari benturan, misalnya pada saat kamu membersihkan langit-langit.

Harus menggunakan jasa ahli

Tidak semua orang bisa dalam memasang atau merangkai plafon gypsum. Lebih baik kamu menggunakan jasa ahli di bidang pemasangan dan perangkaian plafon gypsum untuk memasangnya. Jika dipasang oleh sembarang orang, bukan tidak mungkin plafon gypsum bukannya melindungi justru akan mencelakakan sang penghuni rumah.

Proses pemasangan tidak benar

Jenis material plafon gypsum ini sangat tepat dipasang pada rumah yang penutup atapnya merupakan pelat beton karena ada jaminan tidak akan bocor. Selain menggunakan sekrup, pemasangan bisa dilakukan dengan menggunakan bubuk gipsum atau compound. Bubuk ini berfungsi sebagai lem di tempat sambungan atau list dan ornamen. Pemasangan sambungan gipsum biasanya dikerjakan dengan cara diplester terlebih dahulu. Nah, jika saat proses pemasangan tidak benar, seperti misalnya sambungannya tidak tepat maka bisa membuat plafon gypsum rumah roboh.

Ada beberapa trik proses pemasangan plafon gypsum yang benar :

Pertama: saat memasang sekrup gypsum harus digerakkan ke kedalaman yang tepat untuk mencapai daya tahan maksimum.  Pasalnya, jika didorong terlalu jauh,  pengikat justru akan menembus gypsum dan membuat daya tahannya menurun.

Kedua: harus ada pengencang yang cukup, yakni dengan diberi jarak yang benar, hal ini berfungsi untuk menahan langit-langit.

Kekurangan lain dari plafon gypsum adalah tidak kedap suara. Jika kamu mempunyai niat untuk membuat sebuah studio di dalam rumah, maka memasang plafon gypsum bukan pilihan yang cocok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *