
Pilih, Listrik Prabayar atau Pascabayar
Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar
Listrik dengan sistem prabayar memiliki skema pembayaran yang mirip dengan pengisian pulsa nomor handphone. Kalau mau listrik menyala, kamu harus isi voucher listrik terlebih dahulu. Intinya, bayar sebelum menggunakan layanannya. Pemakaian listrik nantinya harus disesuaikan dengan nilai voucher tersebut. Apabila voucher habis, listrik pun otomatis mati, dan kamu harus mengisi ulang voucher supaya listrik bisa menyala kembali.
Sedangkan listrik pascabayar, kebalikan dari prabayar. Kamu bisa menggunakan layanan sepuasnya, baru membayar tagihan setiap bulannya.
Keuntungan dan Kerugian Pakai Listrik Prabayar vs Pascabayar
Keuntungan dan kerugian prabayar
Terdapat sejumlah keuntungan dan kerugian yang bisa kamu dapatkan jika memilih untuk menggunakan listrik secara prabayar.
Keuntungan:
- Pemakaian listrik lebih terkontrol
- Bisa dengan mudah menyesuaikan pemakaian listrik dengan anggaran bulanan
- Tidak ada lagi petugas PLN yang memutus sambungan listrik karena telat bayar
- Terbebas dari ancaman penipuan yang mengatasnamakan petugas PLN yang mau mengecek meteran
- Tidak ada biaya keterlambatan
- Kerahasiaan terjamin, karena 20 digit nomor listrik hanya bisa diisi ke meteran listrik sendiri
Kerugian:
- Voucher listrik PLN tak bisa diisi saat tengah malam (tidak bisa digunakan pukul 23.00 – 02.00)
- Meteran lebih sensitif dan mudah rusak
Keuntungan dan kerugian pascabayar

Listrik pascabayar juga punya keuntungan dan kerugiannya sendiri. Misalnya seperti ini.
Keuntungan:
- Tak perlu repot-repot isi daya
- Tak perlu takut sewaktu-waktu listrik mati karena voucher habis
Kerugian:
- Apabila pemakaian melampaui batas, tagihan bisa membengkak
- Jika ada keterlambatan pembayaran, terdapat denda dari pihak PLN, atau bahkan kamu bisa terkena sanksi pemadaman listrik
- Privasi berkurang, karena petugas PLN akan masuk ke area rumah
- Rentan terjadinya tindak kejahatan yang mengatasnamakan petugas PLN.
Mana yang lebih hemat ?
Banyak orang yang mengira bahwa perbedaan listrik token dan meteran ada pada tarifnya. Pada kenyataannya tak seperti itu. Perbedaan keduanya hanya terdapat pada sistem pembayaran, sedangkan untuk tarif, potongan, dan biaya administrasi sama saja.


Tinggalkan Balasan