ZigaForm version 7.5.7

Cara Menghitung Bahan Bangunan Per-Meter2

Cara Menghitung Bahan Bangunan Per-Meter2. Kamu sudah mengetahui bahan bangunan yang akan kamu gunakan, mempunyai denah sampai desain bangunan yang akan kamu bangun? selanjutnya kamu perlu melakukan kalkulasi perhitungan harga. Jika kamu membuat bangunan dengan bantuan jasa kontraktor seperti jasa bangun rumah, umumnya perhitungan ini akan dilakukan oleh kontraktor bangunan, selanjutnya kamu tinggal tunggu beresnya saja. Namun tak ada salahnya jika kamu ingin mencoba menghitung sendiri agar bisa mengantisipasi dan mengira-ngira berapa bahan bangunan yang diperlukan dan juga besaran biaya yang dikeluarkan.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah dengan menghitung luas bidang yang akan kamu bangun, selanjutnya dikalikan dengan jumlah bahan bangynan.  Misalnya, untuk menghitung kebutuhan bata ringan (hebel) pada ruangan berukuran lebar 5 meter, panjang 7 meter, dan tinggi 3 meter adalah sebagai berikut:

  • Keliling ruang x tinggi ruang (24 m x 3 m) = 72 m². Bata ringan aerasi untuk 1 m²= 0,086 m³. Kebutuhan bata ringan aerasi = Luas dinding x bata ringan aerasi untuk 1 m² (72 m² x 0,086 m³/m²), maka totalnya adalah  6,12 m³ (dibulatkan ke atas menjadi 7 m³).
  • Jika harga bata ringan Rp750.000 per meter kubik, maka dana yang perlu Anda siapkan adalah Rp750.000 dikalikan 7 m³, yaitu Rp5.250.000 (belum termasuk semen perekat dan biaya pemasangan).

Contoh lain untuk menghitung kebutuhan genteng dengan memperhitungkan luas atap:

  • Luas atap 10 m x 9 m = 90 m² x dua sisi atap = total luas atap = 180 m². Jika Anda menggunakan genteng dengan 1 m² berisi 25 buah (ini bisa ditanyakan pada toko), artinya jumlah genteng yang dibutuhkan sebanyak 180 m² x 25 = 4.500 buah.
  • Jika harga satu genteng adalah Rp1.600 maka dana yang perlu disiapkan adalah 4.500 x Rp1.600, yaitu Rp 7.200.000.

Untuk mengantisipasi kerusakan saat pengiriman, pengerjaan, atau produksi yang tidak sempurna, lebihkan jumlah bahan bangunan paling banyak 10%.

Itu sekadar contoh, karena tiap material memiliki ukuran dan harga beragam. Tetapi paling tidak Anda mendapat gambaran bahwa dengan perhitungan yang tepat, Anda pun lebih mudah menghitung anggaran pembangunan dan menghindari membeli material berlebih.

“ Perlu untuk diingat bahwa harga bahan bangunan dapat berubah sewaktu-waktu.” Maka dari itu sebelum membangun rumah sebaiknya kamu mencari info harga bahan bangunan yang terbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *